Hello Makna Kata

Menelisik Makna dalam Untaian Kata

Tabik, Awan!

Anak burung alap-alap melintas petang Aku bertanya kepadanya tentang awan Yang bersedia memayungi semesta dari ganasnya matahari pukul dua belas Tiap kali awan datang, entah putih atau kelam, sejuk akan menyapa walau sebentar Sering diikuti angin yang disyukuri petani saat […]

Stasiun Pocin

—untuk Eka Mulyani   rambutku digerai angin kereta yang melaju sedetik kelebat wajah penumpang membekas di ingatan bersama dengan itu, terjadilah dialog antara diri yang ingin dibawa pergi dan diri yang ingin membuang diri bukankah pergi adalah menghilangkan diri dari […]

Asuransi Jiwa

kau bersembunyi di jangka pendeknya waktuku meninggalkan tanya di jangka panjangnya waktuku akankah di seluruh tahap kehidupan ketakpastian pergi sebelum datang? aku berspekulasi misal aku menanamkan sebongkah perasaan suka di hatimu, bisa saja kan kudapati kelebihan cinta darimu nantinya, bisa […]

Mengapa

Disaat respon menyapa Tuduhan kembali menerpa Tidakkah bertanya mengapa Lelah sudah bertanya apa Mengapa harus tuduhan? Berulang menuai tuduhan Apakah arti tuduhan? Mudahnya mengantar tuduhan Di baris kata terlontar Ada hati yang terkapar Berjuntai masalah besar Merobek hati yang memar […]

Diperkosa Celana Dalam

setiap bau mentega di pagi dini, mewangikan hidungku, aku ingin berbicara kepada halaman depan rumah adakah ibu? setiap bau minyak bekas di siang akhir, aku ingin berbicara kepada makanan gosong, adakah engkau? ah, ibu,ibu,engkau,engkau,ibu dua macam perempuan yang selalu memperlakukanku […]

Prosa Manusia Telanjang

kaudatang membawa dirimu yang telanjang. di luar dari memiliki. tidak ada yang tahu. selain di kamar mandi. kau juga bisa telanjang di luar kamarmandi. tentu kauboleh telanjang-telanjangan dengan aku. aku tidak menolak. tapi aku beritahu padamu. ketika mahkluk telanjang bertemu […]

ZOMBIE

Kau berlaga sangat romantis Bergerak ke depan dengan kaki terseret Matamu penuh pesona, gelap dan buas Jiwamu bukan mayat tapi adalah makhluk api Gaya makanmu, tanpa jeda terlihat anggun di mataku Kedinginanmu sentuh jiwaku, tuk memberimu kecupan rasa cinta Rasa […]

Rasa

Mega mengembang silir semilir Taksedikitpun gelap bergulir Sambaran petir membuat hati ketar ketir Lalu kau sangka aku akan mangkir? Matahari mengendap endap sebenggala Tapi hujan tak kunjung reda Tak apa aku mencintainya Dipeluk asa dipeluk senja kau dekat dipelupuk mata […]