Hello Makna Kata

Menelisik Makna dalam Untaian Kata

Secarik Kenangan

Hampir setiap hari langit menangis disertai rintihan serta teriakan amarah. Tak mengerti marah untuk apa dan pada siapa. Angin bertiup sangat kencang menumbangkan pepohonan bahkan tak jarang menumbangkan mereka para pejalan. Kota ini serasa mati kala hujan menghampiri, disertai kilatan […]

Rigel dan Excelsa

Bagai cahaya biru sang Rigel Di penghujung gelapnya kota hujan Besitan tatapanmu sekuat kilasan cahayanya Rona senyummu melemahkan sinar bintang lain Bagai aroma kerinduan sang Excelsa Pekatnya tiada arti tanpa kebebasan Terdiam tanpa tatapan, menatap kebahagiaan jiwa lain Seolah terperangkap […]

Tersesat

Tiga tahun yang lalu adalah kala pertama untuk kaki ini menapaki tanah, batuan, rumput, serta jalanan kota hujan   tak pernah sedetik pun bermimpi untuk menjejaki setiap urat nadinya tak pernah sedetik pun berharap untuk menghirup sejuk dan dingin udaranya […]

Sepasang Sepatu

  Separuh jiwa ku telah hilang. Dia hilang bersama angin malam. Terbang ke negeri antah berantah dan tak pernah tahu akankah dia pulang. Mungkinkah dia¬†pulang untuk kembali ke dekapan? Melengkapi kekosongan jiwa yang telah menjadi rumahnya. Dalam jutaan detik yang […]