Hello Makna Kata

Menelisik Makna dalam Untaian Kata

Pukul Dua Pagi

 

IMG_20170307_081202
Dunia milik berdua – WN 2017

Kamar tidur tanpa dipan
bertahan melindungi sepasang kekasih
dari terpaan angin malam
Benarkah kekasih?
Aku tak tahu
Instingku hanya yakin
Lelaki dan wanita tenggelam
dalam mimpi masing-masing
Wajah mereka lelah
Lelah menyiram api neraka
yang tak akan pernah padam

Sang Angin Maha Dingin
menembus dinding batas dua dunia
antara neraka dan surga
Persetubuhan tidak terelakkan
pukul dua pagi
Kehangatan diraih layaknya menyeruput coklat panas di musim dingin

Tak perlu mengusir angin
Sepasang kekasih berhasil
Rasanya bagai atlet
menapakkan kaki di garis finish
Memenangkan lomba lari
dari tuntutan kerumunan yang membosankan

“Feniletilamin” ucap lelaki
Wanita yang enggan bangkit
sembari menerima coklat murahan
Tertawa hingga menitikkan air mata
Menangis hingga tak bersuara
Menghina neraka dunia adalah surga
Membicarakan banyak hal
bagai pemuka agama
Tanpa harus menyalahkan siapa-siapa

Tiada yang membuat jatuh hati
Bahkan mentari pun kalah sebelum berperang
Selagi wanita ucapkan selamat pagi
Memeluk erat lelaki dari belakang
Demi beberapa detik kecupan hangat
pemberi bara semangat
Sebelum mata para elang membidik
Langkah berat kaki keluar kamar
Menyelam dalam palung neraka dunia

(Ditulis oleh: WN; 10 Maret 2017
Anniversary gift for BIW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *