Hello Makna Kata

Menelisik Makna dalam Untaian Kata

Isyarat

Merah, Kuning, Hijau

Lampu-lampu itu menghiasi persimpangan jalan

Kadang ia merah

Kadang kuning, bahkan hijau

Saat itu lampu berwarna merah

Kau pijak pedal kendali untuk menghentikan laju kendaraan yang kita tumpangi

Hanya ada aku dan kau didalamnya
“Sayang, nanti malam jangan lembur ya?” pintaku padamu yang sedang melongok ke arah nyala lampu kala itu

“Aku ga bisa sayang, hari ini ada laporan yang harus aku selesaikan.” jawabmu tanpa melihat kearahku

Lampu menyala kuning, tak lama hijau

Mobil kau laju begitu kencang

Kau tak mau terjebak lampu dipertigaan jalan didepan

“Lampu merahnya menyala lebih lama.” katamu dulu pernah menjelaskan

“Jangan ngebut sayang. Aku tak mau kamu celaka.” pintaku manis padamu

Kau tiba-tiba menyerahkan sesuatu sebelum aku meninggalkanmu

“Selamat ulang tahun pernikahan sayang, makan malamnya menyusul besok ya.” kamu menyodorkan sebuah kotak kecil kearahku

“Besok kita bikin rame rumah deh, aku undang banyak orang.”

Aku hanya mampu tersenyum

Melihatmu berlalu, ada rindu yang menggebu, entah mengapa aku tak tahu

Kamu benar sayang, rumah begitu ramai hari ini

Seperti ada pesta besar Sayang

Tapi nyatanya ini bukan pesta

Mereka yang datang turut berduka

Karya: Eneng Nunuz Rohmatullayaly

ig: @kelanakucom

Menes, 18 Maret 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *