Hello Makna Kata

Menelisik Makna dalam Untaian Kata

Diperkosa Celana Dalam

setiap bau mentega
di pagi dini, mewangikan
hidungku, aku ingin berbicara
kepada halaman depan rumah
adakah ibu?
setiap bau minyak bekas
di siang akhir, aku ingin berbicara
kepada makanan gosong, adakah
engkau?
ah, ibu,ibu,engkau,engkau,ibu
dua macam perempuan yang
selalu memperlakukanku llebih
dari berkali-kali,
dan masih menghasut tuhan
dalam doanya hingga sekarang
sebuah warna tenggelam
bersama warna lain
sengaja tidak diangkat ke permukaan
sebelum cokelat selesai menenun
senja ke pori-pori kain
sebuah kebun tomat sempit 11 x 3 meter
berasal dari sebuah baju bergambar
kebun milik seorang anak laki-laki
yang dulunya tewas dicabuli, disodomi,
dipotong-potong, dikuburkan
di belakang kebun rumahnya
dan sepi yang kini menjerang kebun itu
membuat waktu semakin melonggar
di kesendirian
semuanya nampak seperti teriakan
sekaligus getaranmu dalam kokleaku
kemurungan yang berkepanjangan
kadang malah menambah jauh antara
panjang suaramu dari kebun tomat
ke lorongl-lorong telingaku
sayang, malam ini aku akan mulai
mengikis satu per satu lorong itu
dan besok malam akan kupasangkan
dua buah speaker di setiap lorong
yang kukikis

dan pagi setelah besok, celana dalam
akan memperkosaku, aku berjanji
untuk tidak menaruhnya bersama pakaian
kotor lain
aku akan terus memakainya, sampai
beberapa kesibukan membuat kauberangkat
dan lupa tidak berkeinginan
untuk mencuci celana dalamku lagi,
cukup, cukup hanya ibu saja dulu,
setelahnya biarkan aku mencuci sendiri.

Karya: Adi Darmawan

Leave a Reply

Your email address will not be published.