Hello Makna Kata

Menelisik Makna dalam Untaian Kata

Semara

Semara bersiul lirih dalam deru WayuAsmaraloka menggeliat mesra mendera sukmaAku terjantur, terantuk gelebah, lalu terpegun kakuMemirsa sinar matamu, aku binasa Oh Dewata… Ya SwargapatiKau biarkan ribuan duri menancapi diri tak terperiMencabik-cabik nalar yang kunjung hentiSang Kala tak kuasa berbisik, untuk […]

Perihal membosankan dari mencintai

Seperti kau mengajariku kecupan, ketiga belas bibir itu mengajariku melumat lidah sendirihasil nya persis seperti bunyi desis kau yang selalu disambut muach oleh bibirkubahwa untuk merasa plongdada manusia tidak butuh banyak hal lain, selain belajar mengecup dan berlari.pelajaran berlari dari […]

Sebentar Saja

Sebentar saja Ku ingin memandang wajahmu lekat Sebentar saja Ku ingin menggenggam tanganmu erat Sebentar saja Izinkan aku memeluk bukan sesaat Sebentar saja Hanya sebentar saja Buka hatimu yang lama tertutup rapat Agar aku bisa mendarat Oleh: Eneng Nunuz Rohmatullayaly […]

Darpana

Sebilah darpana berjejak kaku di pojok situTerpulas patina, ia dingin membekuDarpana itu mengaduRatusan tahun lamanya sudah ia terkelebuKini kilapan perunggu berubah kelabu Dalam darpana itu aku bertahanaMematri setiap atma yang berkacaMengunggut butiran-butiran laraLalu mengubahnya daim dalam bakaDarpana tidak pernah berdusta […]

Mayat Hidup

Aku terbangun pada suatu hari yang panas. Aku membuka mata dan merasakan sinar matahari masuk dari jendela tanpa basa-basi menusuk mataku. Dalam posisi terlentang begini, aku dapat memandang langit yang dibingkai dahan-dahan pohon tanpa daun. Aku harap langit masih biru. […]

Candra Naya

Jika reinkarnasi itu benar, aku ingin menjadi kucing betina liar untuk kehidupan selanjutnya. Aku bisa melahirkan beberapa ekor kucing, menyusuinya, mencarikannya beberapa potong ikan curian, sampai mereka bisa mencari makan sendiri. Aku tidak perlu repot-repot mendidiknya untuk menjadi individu bermartabat. […]

Melepaskan Untuk Mencintai

Aku tak tahu cara mencintai dengan benar Aku tak tahu cara berekspresi tanpa sadar Pada rasa yang terbelenggu di kamu Pada renjana yang menggetarkan sukmaku Aku tak tahu cara bertutur mesra Aku membutuhkanmu dengan sadar Keinginanku tinggal disisismu teramat besar […]

Jendela Hati

Permisi, Boleh ku tengok isi hatimu kali ini? Masihkah namaku terukir jelas di sana? Sudah mulai memudar secara perlahan? Katamu, waktu akan menyembuhkan Kenangan akan menghilang bersamanya Kata ‘sudah’ menjadi tanda kita ‘pisah’ Lalu mengapa, kau selalu ada di jendela […]